Sejarah Dusun
Jauh sebelum menjadi wilayah mandiri, Tegiri 2 adalah bagian dari kesatuan wilayah luas yang mencakup area Wekas di utara dan Tegiri di barat. Sejarah kami bukan sekadar tentang batas wilayah, melainkan tentang semangat kemandirian dan gotong royong warga untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Berawal dari tantangan koordinasi wilayah yang luas pada tahun 1996, para tokoh masyarakat mulai merajut mimpi untuk melakukan pemekaran demi pelayanan warga yang lebih dekat dan cepat.
1996–1997: Benih Perubahan
Tantangan dalam mengelola 12 RT dan 4 RW memicu gagasan pemekaran pada tahun 1996. Setahun kemudian, dibentuklah Kepanitiaan Pemekaran yang dipimpin oleh Drs. Suradal (Ketua), Kemiran S.Pd (Sekretaris), dan Mayar (Bendahara) untuk merumuskan masa depan wilayah.
1998: Kelahiran Tegiri 2
Setelah melalui proses panjang, SK resmi turun pada tahun 1998 yang membagi wilayah menjadi Tegiri 1 dan Tegiri 2. Pada Oktober 1998, Bapak Bejo terpilih sebagai Dukuh pertama melalui pemilihan umum perdana yang bersejarah.
Pemekaran ini dilandasi oleh dua visi besar:
Kedekatan Sosial & Geografis: Mempererat ikatan gotong royong dan mempermudah koordinasi sosial antar tetangga tanpa kendala jarak.
Percepatan Pembangunan: Memastikan alokasi dana dan program pembangunan terserap lebih cepat, tepat sasaran, dan maksimal untuk kebutuhan spesifik warga Tegiri 2.
Mewujudkan Masyarakat Tegiri 2 yang Berdikari, Berwawasan Luas, dan Berlandaskan Nilai Luhur Budaya serta Religi
Membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Melahirkan generasi berpendidikan dan berakhlak mulia.
Melestarikan kekayaan budaya lokal.
Struktur Dusun
Data Demografi Penduduk
Lokasi & Peta Wilayah